Melanjutkan workshop hak kekayaan intelektual oleh DJKI, Lembaga Inovasi dan Pengembangan mengundang perwakilan dosen dari fakultas dan pimpinan Universitas Swadaya Gunung Jati, dalam kegiatan Prosedur Pengajuan Hak Kekayaan Intelektual yang dilaksanakan pada kamis, 20 Februari 2020 di ruang pertemuan lantai 3 kampus 1.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan para dosen menjadi deskriptor karya cipta dosen dan mahasiswa dilingkungan Fakultas masing-masing, hasil deskripsi karya cipta dosen dan mahasiswa selanjutnya akan diproses oleh Lembaga Inovasi dan Pengembangan sebagai kekayaan intelektual.

Daftar nama deskriptor dosen dari fakultas :

NO. NAMA FAKULTAS
1 Dr. Betty Dina Lambok, SH, M, Hum Fakultas Hukum
2 Irma Maulida, SH.,MH. Fakultas Hukum
3 Yayat Rahmat Hidayat, Sp, M. Ag Fakultas Pertanian
4 Dr. Anggita Maharani S. pd., Mpd Fakultas KIP
5 Surya Amami Pramuditya, S.Si., M.Si. Fakultas KIP
6 Sri Marfuati, M.Farm., Apt Fakultas Kedokteran
7 Herry Nurhendriyana,dr., M.KM Fakultas Kedokteran
8 Adi Setiawan, SE.MM Fakultas Ekonomi
9 Farida Nurfalah, s.sos.,M.Si Fakultas ISIP
10 Khaerudin Imawan, S.Sos., M.I.Kom Fakultas ISIP
11 Mira Lestira H.ST.MT Fakultas Teknik
12 Jafar Muklish, ST., M.PWK Fakultas Teknik

Selain itu, kegiatan ini pembahasan mengenai pentingnya paten atas pemeringkatan universitas dan prosedur atas pengajuan paten yang diisi oleh Ayatulloh Michael Musaffi, SE., M.Ak., Ca. ini langkah dalam pengajuan paten :

Mengapa perlu mendaftaran paten Pada dasarnya paten merupakan suatu perlindungan hukum bagi seseorang atas temuannya yang diberikan untuk jangka waktu tertentu. Jadi, selama temuan tersebut terikat dengan hak paten, maka tidak seorang pun bisa menggunakan atau mengklaim temuan tersebut tanpa izin dari penemunya. Inilah poin utama yang penting dan juga melatar belakangi mengapa memiliki hak paten atas temuan kita adalah penting untuk mencegah pihak lain mengklaimnya.

Klik gambar untuk memperbesar